Pengertian Digital Marketing, Tujuan, Jenis, Manfaat, Strategi, Metode, Keuntungan dan Kelemahan.
Pengertian Digital Marketing
Menurut (Gary, Wong, Philip
Kotler, & John Saunders, 2008) Pemasaran adalah mengelola hubungan
pelanggan dengan menguntungkan.Tujuan ganda dari pemasaran adalah untuk menarik
pelanggan baru dengan menjanjikan nilai superior dan mempertahankan pelanggan
saat ini dan tumbuh dengan memberikan kepuasan.
E-Marketingatau Digital Marketing menurut (Chaffey & Mayer, 2009)
adalah pemasaran yang memiliki lingkup lebih luas karena mengacu pada media
digital seperti web, e-mail dan media nirkabel, tetapi juga meliputi
pengelolaan data pelanggan digital, dan juga bagaimana Internet dapat digunakan
bersama dengan media tradisional untuk memperoleh dan memberikan layanan kepada
pelanggan.
Saat ini semuanya menjadi elektronik.marketer
menggunakan teknologi untuk melakukan kegiatan usaha. E-marketing menciptakan,
berkomunikasi, dan memberikan proses nilai kepada pelanggan yang menggunakan
sistem teknologi informasi, dan untuk mengelola dan memelihara hubungan dengan
pelanggan untuk mendapatkan manfaat bagi organisasi atau perusahaan dengan para
stakeholder (J.a.F.R.Strauss, 2009). E-marketing menggunakan metode teknologi
informasi ke dalam prinsip-prinsip pemasaran tradisional.
Dalam jurnal (Hidayat &
Tobing, 2012) di katakan bahwa pemasaran dengan digital marketing
mempunyai kaitan yang sangat kuat. jika seseorang mulai mengeksplorasi bisnis
pemasaran melalui internet ia akan segera menemukannya bahwa daripada mencari
beberapa pelanggan, dia sekarang akan memiliki kemampuan untuk mencapai jutaan
pelanggan dari pendekatan global dan kelompok yang lebih spesifik dan juga dari
pelanggan yang lebih dekat dengannya juga, daya tarik juga lebih luas daripada
bisnisnya yang di miliki sebelumnya. Dia bisa menggunakan media sosial sebagai
pasar, dan juga memiliki pasar yang ditargetkan.
Pengertian
Digital Marketing Menurut Para Ahli
Adapun pengertian digital
marketing menurut para ahli yang diantaranya yaitu:
- Menurut
Urban “2004:2”
Digital marketing menggunakan
internet dan teknologi informasi untuk memperluas dan meningkatkan fungsi
marketing tradisional. Definisi ini berkonsentrasi pada seluruh marketing
tradisional. Kita juga dapat menyatakan bahwa pendapat seperti “interactive
marketing”, one-to-one marketing dan “e-marketing” erat kaitannya dengan
“digital marketing”.
- Menurut
Coviello, Milley And Marcolin “2001:26”
Digital marketing ialah
penggunaan internet dan penggunaan teknologi interaktif lain untuk membuat dan
menghubungkan dialog antara perusahaan dan konsumen yang telah teridentifikasi.
- Menurut
Ridwan Sanjaya & Josua Tarigan “2009:47”
Digital marketing ialah kegiatan
marketing termasuk branding yang menggunakan berbagai media berbasis web
seperti blog, web site, e-mail, adwords, ataupun jejaring sosial. Tentu saja
digital marketing bukan hanya berbicara tentang marketing internet.
- Menurut
Heidrick & Struggless “2009:1”
Perkembangan dari digital
marketing melalui web, telepon genggam dan perangkat games, menawarkan akses
baru periklanan yang tidak digembor-gemborkan dan sangat berpengaruh. Jadi
mengapa para marketer di seluruh Asia tidak mengalihkan penggunaan budget dari
marketing tradisional seperti TV, radio dan media cetak ke arah media teknologi
baru dan media yang lebih interaktif.
- Menurut
Kleindl & Burrow “2005”
Proses perencanaan dan
pelaksanaan dari ide atau pemikiran konsep, harga, promosi dan distribusi.
Marketing dapat diartikan lebih sederhana yakni pembangunan dan pemeliharaan
hubungan yang saling memuaskan antara perusahaan dan konsumen.
Tujuan
Digital Marketing
Menurut (Meyliana, 2011)dalam
jurnalnya yang berjudul “Analisa Strategi E-marketing dan Implementasinya pada
Rental Company” mengatakan e-marketing merupakan bagian dari e-commerce yang
merupakan sistem perdagangan melalui internet, dimana internet akan terus
memberikan sifat yang up to date, maka perusahaan dapat memberikan layanan
informasi produk yang ditawarkan secara jelas dan mudah.
Hal ini akan memberikan dampak
yang baik untuk kemajuan perusahaan jika sistem ini bisa dijalankan dengan
baik. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan e-marketing adalah
proses dan aktivitas pemasaran produk barang dan jasa perusahaan dengan
menggunakan media elektronik seperti internet. Tujuan yang terdapat pada
e-marketing mencakupi aspek: tugas, apa aja yang harus dicapai; jumlah yang
terukur, berapa banyak, kapan.
Sebagian besar digital marketing
bertujuan untuk mencapai berbagai tujuan, seperti :
- meningkatkan
pangsa pasar;
- meningkatkan
jumlah komentar padasebuah blog atau website;
- meningkatkan
pendapatan penjualan;
- mengurangi
biaya, misalnyabiaya distribusi atau promosi;
- mencapai
tujuanmerek, seperti meningkatkan kesadaran merek;
- meningkatkan
ukuran database;
- mencapai
tujuan Customer Relationship Management, sepertimeningkatkan kepuasan
pelanggan, frekuensi pembelian, atau tingkat referensi pelanggan;
- memperbaiki
manajemen rantai suplai, seperti dengan meningkatkan koordinasi anggota,
menambahkan mitra, atau mengoptimalkan tingkat persediaan
Jenis-Jenis
Digital Marketing
Secara umum dikenal ada dua
jenis digital marketing, yaitu:
·
Push
digital marketing
Jenis digital marketing yang
satu ini mengacu pada berbagai upaya mempromosikan produk atau jasa tanpa persetujuan
awal dari calon konsumen.
Beberapa strategi marketing yang
masuk dalam kategori ini adalah pembuatan blog, website, beriklan di berbagai
website, pengiriman email promosi ke email konsumen dan juga pengiriman SMS
berisi promosi produk ke nomor ponsel orang-orang.
Kelebihan dari digital marketing
ini adalah menyediakan data yang lebih lengkap, mampu mentarget calon konsumen
yang sesuai, bisa berlangsung secara konsisten dan juga bisa mengirim konten
promosi tepat waktu.
Kekurangannya sendiri meliputi
biaya yang cukup tinggi, target calon konsumen yang tidak terlalu besar serta
ada kemungkinan untuk sulit ditemukan.
·
Pull
digital marketing
Tidak seperti jenis push digital
marketing dimana calon konsumen berada pada sisi pasif atau hanya sebagai penerima,
jenis pull digital marketing mengacu pada keaktifan calon konsumen dalam
mencari informasi mengenai produk atau jasa yang mereka butuhkan.
Para konsumen mencari informasi
ini melalui website atau blog yang menyediakan informasi yang mereka cari. Aktivitas
SEO atau Search Engine Optimization yang bertujuan untuk memaksimalisas
penggunaan mesin pencari merupakan hal yang erat kaitannya dengan jenis
marketing yang satu ini.
SEO memungkinkan website atau
blog dari sebuah produk berada pada halaman pertama hasil pencarian mesin
pencari, yang akan memperbesar kemungkinan untuk dikunjungi. Dengan menggunakan
tekhnik SEO, para marketer akan bisa menjawab kebutuhan para konsumen dalam
mencari apa yang mereka butuhkan di internet, dan secara tidak langsung menyukseskan
strategi pull digital marketing.
Kelebihan dari jenis digital
marketing ini adalah ukuran konten yang tidak terbatas serta fleksibilitas
dalam menyimpan dan menampilkan konten.Kekurangannya sendiri meliputi tingkat
kesulitan yang cukup besar agar para konsumen bisa menemukan konten yang sudah
dibuat serta adanya kemungkinan blocking bila konten yang ada tercampur baur.
Manfaat
Digital Marketing
Adapun manfaat digital marketing
diantaranya yaitu:
- Pemasaran
Digital menghubungkan kalian dengan konsumen di Internet.
- Pemasaran
Digital menghasilkan penjualan yang tinggi.
- Pemasaran
Digital membuat kalian lebih hemat.
- pemasaran
Digital mengaktifkan layanan pelanggan real-time.
- Pemasangan
Digital menghubungkan kalian dengan konsumen yang menggunakan perangkat
Mobile.
- Pemasaran
Digital membantu menghasilkan pendapatan tinggi.
- Pemasaran
Digital memberikan Roi yang lebih tinggi dari kampanye kalian.
- Pemasaran
Digital menjaga posisi kalian terhadap pesaing.
- Pemasaran
Digital membantu kalian bersaing dengan perusahaan besar.
- Pemasaran
Digital mempersiapkan kalian untuk era internet of things.
Strategi Digital Marketing Dan Marketing
Dalam perkembangannya, sebuah
bisnis selalu mengaitkan sosial media sebagai salah satu alat yang paling
efektif untuk berpromosi.Banyangkan saja jika bisnis yang kita jalankan tanpa
adanya dukungan dari media sosial, pastinya marketing atau pemasaran tidak
dapat berjalan dengan efektif dan sempurna.
Sosial media marketing sangat
penting bagi perkembangan bisnis terlebih lagi di era digital sekarang ini,
karena selain mudah digunakan, biaya yang dibutuhkan pelaku bisnis untuk
menjalankan bisnis melalui sosial media juga murah.
Dalam ledakan teknologi dan
sosial media ini muncul strategi marketing yang sedang trend dan perlu untuk
kita perhatikan. Berikut ini adalah strategi digital marketing yang perlu
dikuasai oleh pelaku bisnis untuk membantu pemasaran produk :
1.
Content
marketing
Konten marketing sekarang ini
menjadi fokus utama oleh banyak merek mengingat peran penting dan cara kerjanya
dalam sosial media, multimedia, search dan mobile. Banyak perusahaan yang masih
belum memahami pentingnya trend dan bagaimana konten marketing melandasi hampir
seluruh digital marketing.Konten merupakan dasar dari semua digital marketing dan
sangat penting untuk menciptakan brand awareness serta merambah keramaian.
2.
Mobile
marketing
Terus meningkatnya para pengguna
ponsel pintar dan juga tablet, menjadikan pesan pemasaran serta konten untuk
platform mobile menjadi sebuah keharusan. Dari perangkat kecil tersebut banyak
konsumen yang membaca konten, menerima email bahkan membeli produk.Oleh sebab
itu, perusahaan dituntut untuk segera mendesain ulang website dan blog agar
responsif dengan perangkat bergerak.
3.
Integrated
digital marketing
Media sosial dan konten memiliki
peranan penting pada hasil pencarian.Google telah menciptakan Google+ dengan
berbagai alasan termasuk salah satunya adalah untuk menangkap sinyal
sosial.Untuk itu pastikan bahwa setiap pendekatan yang dilakukan memberikan
kemungkinan untuk mengikat mereka semua secara bersamaan demi mencapai suatu
efektivitas yang maksimum.
4.
Continuous
marketing
Seorang marketing harus
menyadari bahwa strategi marketing yang kuat sedang marak dan disebut dengan continuous
marketing.Namun, hal ini bukan berarti Anda tidak boleh melakukan pemasaran
produk atau promosi secara offline. Kenyataannya adalah segala sesuatu yang
ditemukan secara online melalui media sosial, twitter stream serta penelusuran
melalui Google membutuhkan aktivitas SEO yang konstan, publishing, penciptaan
konten dan marketing.
5.
Personalized
marketing
Pendekatan marketing yang biasa
terjadi di media tradisional dan televisi menjadi kurang efektif karena adanya
kejenuhan media. Kita bisa melihat bagaimana adanya personalized marketing di
situs e-commerce, email dan website yang menyesuaikan dengan iklan dan user
interface demi kepentingan konsumen yang relevan.
Ketika mengunjungi bisnis online
sekali dan kemudian berkunjung lagi, website akan tahu siapa Anda. Email yang
datang berikutnya juga telah dipersonalisasi dengan produk yang telah Anda
kunjungi ketika berbelanja online. Web akan menangkap kebiasaan Anda seperti
membaca data, menyajikan informasi yang relavan dan menerapkan intelegensi.
Trend yang satu ini didorong oleh teknologi dengan menggunakan “big data”
sehingga dapat meningkatkan efektivitas marketing.
6.
Visual
marketing
Pertama kali kita melihat
lanskap visual marketing adalah beberapa tahun yang lalu ketika YouTube hadir.Sejak
saat itulah visual marketing terus bermunculan seperti Instagram, Pinteres dan
juga Slideshare.Dalam waktu 6 bulan terakhir ini, visual marketing sudah berada
ditingkat yang baru. Anda harus bisa memanfaatkan trend marketing ini sebagai
salah satu cara untuk meningkatkan keterlibatan secara online.
Menurut Kotler, Armstrong (2008,
p10), lima konsep strategi pemasaran, yaitu:
- Konsep
Produksi Ide bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dan
sangat terjangkau dan karena itu organisasi harus berfokus pada
peningkatan produksi dan efisiensi distribusi.
- Konsep
Produk Ide bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan kualitas,
kinerja, dan fitur terbaik dan oleh karena itu organisasi.harus menguras
energinya untuk membuat peningkatan produk yang berkelanjutan.
- Konsep
Penjualan Ide bahwa konsumen tidak akan membeli produk perusahaan kecuali
jika produk itu dijual dalam skala penjualan dan usaha promosi yang besar.
- Konsep
Pemasaran Filosofi manajemen pemasaran yang menyatakan bahwa pencapaian
tujuan organisasai tergantung pada pengetahuan akan kebutuhan dan
keinginan target pasar dan memberikan kepuasan yang diinginkan secara
lebih baik daripada pesaing.
- Konsep
Pemasaran Berwawasan Sosial Prinsip pemasaran yang menyatakan bahwa
perusahaan harus mengambil keputusan pemasaran yang baik dengan
memperhatikan keinginan konsumen, persyaratan perusahaan, kepentingan
jangka panjang konsumen, dan kepentingan jangka panjang masyarakat.
Menurut Jagdish N.S.
&Sharma, A. (2005) dalam jurnalnya yang berjudul “International
E-Marketing: Opportunities and Issues.” mengatakan e-marketingstrategy
memerlukan pemanfaatkan jaringan komunikasi yang ada dan muncul dan data untuk
memberikan komunikasi pribadi dan tidak terputus antara perusahaan dan
pelanggan dan memberikan nilai di atas jaringan tradisional Berdasarkan
pengertian di atas dapat disimpulkan strategi digital marketing adalah strategi
yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran secara online.
Menurut Chaffey, dan Smith
(2008, P. 51) menentukan strategi pemasaran bisa menggunakan konsep marketingmix
yang artinya suatu kerangka kerja yang menyiapkan konseptual membantu pemasar
untuk menstruktur pendekatan mereka kepada setiap pasar.Ini harus diterapkan
kembali dalam dunia online. Marketing mix ini dibagi menjadi
7P yaitu sebagai berikut :
- Product (Content, Customisation,
Community)
Pelayanan yang baru melalui media
Digital Marketing yang sudah dibangun dapat memberikan pengalaman yang
baguspada pelangganmengenai merekyang dijual perusahaan, contohnya penyediaan
pelayanan pelanggan secara online, penyediaan informasi yang lengkap
tentang produkdan membentuknya komunitas melalui media internet, dan
juga menambah nilaipada produk/jasa yang ditawarkan.
- Price (Cost reduction)
Penawaran harga yang lebih murah
dalam melalui media internet , seperti memberi diskon pada barang yand di beli
secara Online atau layanan extra dalam pembelian pada jumlah tertentu.
- Place
Media internetdapat menyediakan channel
yang baru dan relatif lebih praktis untuk digunakan dalam berinteraksi dan
juga berkomunikasi dengan perusahaan.
- Promotion
Media Internet telahmenyediakan
kesempatan dan juga kemudahan kepada perusahaan untuk melakukan promosi dengan
cepat, murah dan juga dapat menjangkau masyarakat yang luas secara efektif.
Yang terutama dalam mix promosi ini adalah mengkombinasikan alatyang sudah
tersedia untuk dapat membantu keberhasilan digital marketingyang telah
diluncurkan.
- Physical evidence, People, Process
Poin marketing mix berikut
ini merupakan sangat penting perannya karena dalam membentuk pengalamanbagi
pelanggan. People iniberperan penting karena dalam mensukseskan
pelayanan pelanggan, processdan Physical berperan penting dalam
mengembangan digital marketing di karenakan kualitas proses dan feedback dari
pelanggannya. Sehingga dalam mengembangkan digital marketing yang baik, marketing
mix ini harus di perhatikan dan di utamakan.
Taktik (Metode)
Digital Marketing
- Search Engine Optimization (SEO)
Sebuah proses untuk mengoptimasi
website Anda ke ‘ranking’ yang lebih tinggi di search engine result pages, hal
ini dapat meningkatkan jumlah traffic yang akan diterima website anda.
- Content Marketing
Membuat dan mempromosikan aset
konten dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap brand Anda,
penumbuhan traffic, lead generation, atau pelanggan.
- Inbound Marketing
Inbound marketing mengarah pada
pendekatan ‘full-funnel’ untuk menarik, menukar, menutup, dan menyenangkan
customer menggunakan konten online.
- Sosial Media Marketing
Praktik dari mempromosikan brand
dan konten Anda di channel sosial media adalah untuk meningkatkan kesadaran
brand, menambah traffic, dan menghasilkan leads untuk bisnis anda.
- Pay-Per-Click (PPC)
Salah satu metode untuk menaikan
traffic ke website Anda adalah dengan membayar penerbit setiap kali iklan yang
Anda klik.PPC yang paling umum digunakan adalah Google AdWords.
- Affiliate Marketing
Sebuah tipe iklan
performance-based dimana Anda menerima komisi setelah mempromosikan produk
orang lain di website Anda.
- Native Advertising
Native advertising mengacu pada
iklan yang umumnya ‘content-led’ dan memiliki fitur yang berdampingan, konten
tak berbayar. Postingan yang disponsori Buzzfeed adalah contoh yang baik, tapi
banyak orang yang mempertimbangkan bahwa iklan sosial media menjadi periklanan
‘asli’ seperti iklan di facebook dan iklan di instagram.
- Marketing Automation
Marketing automation mengacu pada
software yang telah ada dengan tujuan agar aksi marketing menjadi otomatis.
Banyak departemen marketing harus membuat beberapa task otomatis seperti email,
media sosial, dan aksi-aksi website lain.
- Email Marketing
Perusahaan menggunakan email
marketing sebagai jalan untuk berkomunikasi dengan audiens mereka. Email banyak
digunakan untuk mempromosikan konten, diskon dan event, sama seperti untuk
mengarahkan seseorang langsung ke website.Anda dapat menggunakan MailTarget
sebagai penyedia layanan email marketing automation berbasiskan cloud computing
- Online PR
Online PR adalah praktek dari
mengamankan cakupan online yang dihasilkan melalui publikasi digital, blogs,
dan website content-based yang lain. Lebih seperti tradisional PR, tetapi pada
ranah online.
Perbedaan
Digital Marketing Dan Inbound Marketing
Sekilas, dua hal tersebut tampak
sama : keduanya pada umumnya terjadi secara online, dan keduanya memiliki fokus
pada pembuatan konten digital bagi orang-orang untuk dikonsumsi. Jadi, apa
bedanya?
Kata ‘digital marketing’
tidak berbeda dengan dorong dan tarik-taktik pemasaran (atau yang mungkin saat
ini kita tahu metode ‘inbound’ dan ‘outbound’).Keduanya masih
berada dibawah naungan digital marketing.
Taktik digital outbound
menempatkan pesan marketing langsung diatas sebanyak mungkin kepada
orang di ruang online tanpa mempertimbangkan apakah relevan atau
diterima.Contohnya, banner iklan menyolok yang Anda lihat pada bagian atas
kebanyakan website mencoba untuk mendorong atau push sebuah produk atau
promosi kepada orang-orang yang tidak terlalu membutuhkannya.
Sebaliknya, marketer yang
menggunakan taktik inbound menggunakan konten online untuk menarik
target pelanggan mereka untuk mengunjungi website dengan menawarkan aset yang
akan membantu mereka. Salah satu yang simpel tetapi juga paling kuat dalam aset
inbound digital marketing adalah blog, yang mengijinkan website Anda
untuk menunjukkan sesuatu yang pelanggan Anda cari.
Terakhir, inbound marketing
adalah sebuah metode yang digunakan aset digital marketing untuk
menarik, mengubah, menutup, dan menyenangkan pelanggan online.Digital
marketing, disisi lain, sederhananya adalah istilah umum untuk
mendeskripsikan taktik pemasaran online. Tidak peduli apakah itu inbound
atau outbound.
Digital
Marketing Bekerja Untuk Semua Bisnis
Digital marketing dapat bekerja pada bisnis dalam industri apapun. Tanpa memperhitungkan apa
yang perusahaan Anda jual, digital marketing masih terlibat dalam
membangun buyer personas untuk mengidentifikasi apa yang audience
butuhkan, dan membuat nilai konten online. Bagaimanapun, hal tersebut tidak
dapat dikatakan bahwa semua bisnis mengimplementasikan strategi digital
marketing dengan cara yang sama.
- Untuk B2B (Business to
business)
Jika perusahan Anda adalah B2B,
upaya digital marketing yang dapat anda lakukan lebih seperti berpusat
disekitar online lead generation, dengan tujuan akhir agar seseorang dapat
berbicara dengan salesperson.Untuk alasan tersebut, peran dari strategi
marketing Anda adalah untuk menarik dan mengubah kualitas tertinggi pada bagian
pemasaran via website Anda dan mendukung channel digital.
Di luar website, Anda mungkin
memilih untuk fokus pada upaya channel business-focused seperti LinkedIn dimana
demografis Anda adalah menghabiskan waktu mereka online.
- Untuk B2C (Bussiness to
Consumer)
Jika perusahaan Anda jenis B2C,
tergantung pada harga dari produk Anda, sepertinya tujuan dari upaya digital
marketing Anda adalah untuk menarik orang-orang membuka website Anda dan
membuat mereka menjadi pelanggan tanpa butuh berbicara dengan salesperson.
Dengan alasan tersebut, Anda
mungkin lebih sedikit fokus terhadap ‘leads’ dalam pengertian tradisional, dan
lebih banyak fokus pada membangun dan mempercepat perjalanan pembeli, pada saat
seseorang mengunjungi website Anda, pada saat itu juga mereka membeli. Hal ini
sering membuktikan bahwa fitur produk pada konten meningkat dalam saluran
marketing dibandingkan dengan hal ini dalam bisnis B2B, dan Anda mungkin
membutuhkan calls-to-action (CTAs) yang lebih kuat.
Untuk perusahaan B2C, channel
seperti Instagram dan Pinterest lebih sering bernilai dibandingkan dengan
business-focused platform seperti LinkedIn.
Keuntungan
Digital Marketing
Dalam dunia usaha, siapa yang
tidak bisa mengikuti arus perkembangan zaman akan tertinggal semakin jauh.
Bahkan bisa saja usahanya tetap stagnan atau bangkrut.Sama halnya dengan
pemanfaatan teknologi yang ada.Karena saat ini sudah masuk pada era digital
untuk langkah bisnis online bagi pemula sangat mudah, maka setiap
pengusaha pastinya wajib mengikuti arus digital ini.
Digital marketing banyak
memiliki keuntungan bagi pihak pengusaha, misalnya saja seperti :
- Mampu
menghubungkan produsen dengan konsumen melalui internet.
- Menghasilkan
tingkat penjualan yang lebih tinggi karena semakin sempitnya batasan jarak
dan waktu.
- Biaya
digital marketing jauh lebih hemat daripada biaya iklan di media lain
(misalnya cetak, televisi, atau radio).
- Digital
marketing juga membuat penjual bisa memberikan pelayanan real time kepada
pelanggannya.
- Menghubungkan
penjual/pengusaha dengan pelanggannya melalui perangkat mobile dimanapun
dan kapanpun.
- Menghasilkan
keuntungan yang jauh lebih besar daripada biaya iklan/promosi yang telah
dikeluarkan.
- Membantu
menstabilkan posisi sebuah brand/merk di mata konsumen dari merk/brand
lain sebagai pesaingnya.
- Membantu
para pengusaha mikro untuk mampu bersaing dengan perusahaan makro.
- Mempersiapkan
para pengusaha mikro atau pemula terhaadap era internet of things dimana
semua hal atau apapun yang diinginkan bisa diperoleh melalui internet.
- Memberikan
kesempatan yang lebih luas kepada pengusaha untuk melakukan branding
terhadap produknya sehingga dikenal dan mendapatkan tempat tersendiri di
hati masyarakat. Sehingga masyarakat tidak mudah beralih ke produk lain.
·
Keuntungan
Pertama Dari Digital Marketing
Tidak seperti kebanyakan upaya offline
marketing, digital marketing mengijinkan para pebisnis untuk
melihat hasil yang akurat saat itu juga. Jika Anda pernah beriklan di koran,
Anda akan memahami sulitnya memperkirakan berapa banyak orang yang sebenarnya
membuka halaman tersebut dan memperhatikan iklan Anda. Tidak ada cara pasti
untuk mengetahui iklan Anda diminati oleh para pembaca.
Disisi lain, dengan digital
marketing, Anda dapat memastikan ROI (Return On Invesment) dalam
banyak aspek dari upaya marketing Anda.
Berikut adalah contohnya :
- Website traffic
Dengan digital marketing, Anda
dapat melihat angka berapa banyak orang yang mengunjungi website Anda dengan
pasti menggunakan digital analytics software. Anda juga dapat melihat berapa
banyak halaman yang mereka kunjungi, device apa yang mereka gunakan, dan dari
mana mereka berasal.
- Content
Performance dan Lead Generation
Bayangkan Anda menciptakan
sebuah brosur produk dan mengirimnya melalui kotak surat orang-orang.
Masalahnya, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang membuka brosur Anda atau
berapa banyak yang melemparnya segera ke tempat sampah.
Sekarang bayangkan Anda memiliki
brosur di website Anda. Anda dapat memastikan berapa banyak orang yang melihat
brosur Anda, dan Anda dapat mengambil informasi detail kontak dari mereka yang
tertarik dengan brosur Anda. Tidak hanya Anda dapat memasatikan jumlah orang
yang tertarik dengan konten Anda, tetapi juga menghasilkan kontak berkualitas
saat orang-orang mendownloadnya.
- Attribution
Modeling
Sebuah strategi digital
marketing yang efektif dipadukan dengan tools dan teknologi yang benar
mengiinkan Anda mengikuti jejak pelanggan sejak pertama mengunjungi website
Anda. Kami menyebutnya attribution modeling, dan hal ini mengiinkan Anda untuk
mengidentifikasi trend bagaimana orang-orang mencari dan membeli produk Anda,
membantu Anda untuk membuat keputusan terhadap bagian mana dari strategi Anda
yang membutuhkan lebih banyak perhatian, dan bagian mana yang perlu
dihilangkan.
Kelemahan
Digital Marketing
Meskipun menjanjikan segudang
kelebihan, tapi ternyata digital marketing juga memiliki beberapa kelemahan
seperti :
- Konsep
pemasaran online ini mudah sekali ditiru oleh orang lain.
- Era
e-commerce juga memunculkan banyak sekali pesaing, karena sudah tidak ada
batasan teritori lagi yang bisa menghambat suatu perusahaan memasarkan
produknya. Banyak perusahaan bisa saja memasarkan produknya di dalam
lingkup area geografis yang sama.
- Ada
berbagai produk tertentu yang belum tentu cocok jika dipasarkan melalui
media online.
- Jika
ada reaksi balik yang negatif dari konsumen yang muncul di internet, ini
bisa merusak reputasi perusahaan dengan cepat.
- Digital
marketing terlalu bergantung pada teknologi.
- Belum
semua kalangan saat ini melek teknologi internet. Digital marketing hanya
bisa diterapkan maksimal pada generasi usia produktif yang mayoritas melek
teknologi.
Komentar
Posting Komentar