Perbedaan Orang Reaktif dan Proaktif
Halo
Reader,
Bagaimana
kabarnya hari ini? Semoga baik baik saja. Masih bersama saya sephia. Kali ini
saya akan membahas tentang perbedaan orang yang proaktif dan reaktif. Kita akan
mengetahui apakah kita tergolong orang yang proaktif atau reaktif.
Baiklah sebelum
saya bahas lebih lanjut tentang perbedaan orang reaktif dan proaktif. Saya
harap kiranya reader tetap menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan
yang telah ditentukan oleh pemerintah yaitu dengan rajin mencuci tangan
menggunakan sabun, menjaga jarak, sertamenggukanamasker. baiklah mari kita
bahas bersama.
Dari
referensi yang saya baca dari beberapa buku, saya berkesimpulan bahwa perbedaan
orang yang reaktif dan proaktif itu terdapat pada respon stimulus yang mereka
terima. Respon dari orang yang reaktif merupakan suatu fungsi pengkondisian dan
kondisi mereka berdasarkan perasaan, sedangkan respon dari orang yang proaktif
merupakan produk atau hasil dari pilihan sadar mereka berdasarkan nilai.
Ciri-ciri
orang yang reaktif :
1.
Respon
orang reaktif biasanya merupakan fungsi dari pengkondisian dan kondisi mereka
dalam perasaan.
2.
Seringakali
menyalahkan keadaan.
3.
Dipengaruhi
oleh lingkungan sosial mereka.
4.
Digerakan
oleh perasaan, kondisi dan lingkungan.
5. Bahasa-bahsa reaktif : tidak ada yang dapat saya lakukan, memang
begitulah saya, saya bisa apa?, dll
Ciri-ciri orang proaktif :
1.
Responnya
merupakan pilihan dari hasil sadar mereka.
2.
Tidak
menyalahkan keadaan, kondisi, dan pengkondisian untuk perilaku mereka.
3.
Digerakan
oleh nilai-nilai yang sudah dipikirkan secara cermat.
4.
Bahasa-bahasa
proaktif : mari kita liahat alternatif
yang kita miliki, saya akan memilih pendekatan yang berbeda, mari kita
cobalagi, dll.
Dari
cir tersebut, jadi kalian termasuk orang yang mana? Proaktif kah ? atau reaktif?
Komentar
Posting Komentar